Siri Chatbot Apple Bakal Rilis 2027 dan Gandeng Google Gemini

Apple Rilis Siri Chatbot

Jujur saja, ini mungkin bukan kabar yang banyak fans Apple duga. Rumor Siri chatbot Apple justru dibuka dengan fakta yang cukup menampar: Apple dikabarkan belum siap sepenuhnya membangun AI canggih mereka sendiri. Bahkan, untuk mengejar ketertinggalan di dunia kecerdasan buatan, Apple disebut-sebut harus menggandeng rival lamanya, yakni Google.

Iya, kamu nggak salah baca. Siri versi terbaru yang direncanakan rilis pada 2027 kabarnya akan berjalan dengan bantuan Gemini AI milik Google. Buat perusahaan yang selama ini dikenal super tertutup dan “semua harus buatan sendiri”, ini jelas langkah yang cukup berani, bahkan bisa dibilang kontradiktif.

Lalu pertanyaannya: apakah ini tanda Apple mulai kehabisan jurus di era AI? Yuk simak ulasan lengkapnya di Website Maniatogel.

Apple Rilis Siri Chatbot di 2027

Apple Siri Chatbot rilis 2027

Kabar ini pertama kali mencuat lewat laporan Mark Gurman dari Bloomberg, nama yang kalau sudah bicara Apple, tingkat akurasinya jarang meleset. Dalam laporannya, Apple disebut sedang menyiapkan chatbot AI berbasis Siri yang kemampuannya setara dengan ChatGPT, Gemini, maupun Copilot.

Masalahnya, pengembangan AI internal Apple dinilai berjalan terlalu lambat. Di saat OpenAI, Google, dan Microsoft sudah saling sprint, Apple masih terlihat jalan cepat. Karena itu, opsi paling rasional adalah kerja sama strategis dan pilihan jatuh ke Google Gemini.

Menurut bocoran, Apple akan melisensikan model Gemini custom dengan skala luar biasa: sekitar 1,2 triliun parameter, berjalan di server privat Apple namun menggunakan arsitektur TPU dan cloud Google. Biaya lisensinya? Sekitar 1 miliar USD per tahun.

Angka yang besar, tapi buat Apple, itu harga masuk akal demi menyelamatkan masa depan Siri.

Kenapa Apple Mau Repot Gandeng Google?

Siri Chatbot Gandeng Google

Jawaban singkatnya: privasi dan kontrol.

Apple disebut melakukan konfigurasi teknis yang cukup “ribet” agar semua komputasi AI tetap berjalan di lingkungan yang aman, terenkripsi, dan sesuai standar privasi Apple. Jadi meskipun memakai Gemini, data pengguna tetap berada di ekosistem Apple.

Dengan pendekatan ini, Apple ingin dua hal sekaligus:

  1. AI yang benar-benar pintar
  2. Privasi tetap nomor satu

Trade-off-nya jelas: Apple harus mengakui bahwa untuk urusan AI, mereka belum menjadi yang terdepan.

Siri Chatbot Jadi AI Serius, Bukan Sekadar Asisten Suara

Kalau bocoran ini akurat, maka Siri AI Apple 2027 bukan lagi sekadar asisten buat set alarm atau nanya cuaca. Siri versi baru ini diproyeksikan punya kemampuan layaknya chatbot AI modern, antara lain:

  • Mencari dan menganalisis informasi dari web
  • Generate teks, gambar, dan konten kreatif
  • Membantu proses coding
  • Merangkum dokumen dan file kompleks
  • Menjadi asisten kerja dan produktivitas

Yang menarik, Siri baru ini tidak akan hadir sebagai aplikasi terpisah. AI ini akan tertanam langsung di iOS, iPadOS, dan macOS menyatu dengan sistem operasi Apple.

Artinya? Pengalaman AI yang lebih seamless, nggak terasa “tambahan”, tapi benar-benar bagian dari perangkat.

Apple Sedang Mengejar

Apakah kolaborasi Apple dan Google ini memalukan? Belum tentu. Di dunia teknologi, yang kalah adalah yang terlambat beradaptasi, bukan yang mau berkolaborasi.

Dengan Siri chatbot Apple yang berbasis Gemini, Apple setidaknya menunjukkan satu hal penting: mereka sadar masalahnya dan mau memperbaiki.

Tinggal satu pertanyaan besar: apakah hasil akhirnya benar-benar bisa menyaingi ChatGPT dan AI lain yang sudah lebih matang?

Terlepas dari pro dan kontra, satu hal jelas: era AI sudah jadi medan perang baru, dan Apple akhirnya turun ke arena dengan serius. Siri baru yang lebih pintar, fleksibel, dan terintegrasi penuh bisa jadi titik balik besar atau justru eksperimen mahal.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan teknologi, game, dan esports yang makin dipengaruhi AI, pastikan kamu nggak ketinggalan update dengan login ke Website Resmi ManiaToto, platform online yang sudah dipercaya jutaan gamers di Indonesia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan